Pernah nggak sih, kita ngerasa kewalahan ngurusin pembayaran pelanggan yang makin ke sini makin males bawa uang tunai? Atau repotnya ngecek mutasi rekening satu-satu cuma buat mastiin invoice mitra bisnis udah dibayar? Sebagai sesama pemilik usaha, saya paham banget kalau kecepatan transaksi itu kunci.
Buat kita yang pengen ningkatin level bisnis, nyediain opsi pembayaran digital itu udah wajib hukumnya. Kita butuh sistem yang bisa nerima pembayaran QR, Virtual Account, gampang nyambung ke pembukuan (Linkage), sampai fitur transfer dana massal ke supplier atau bayar gaji karyawan tanpa harus bolak-balik buka aplikasi bank.
Nah, untuk bisa nikmatin semua fasilitas itu, langkah pertamanya cuma satu: kita harus lolos verifikasi merchant online. Yuk, kita bahas bareng-bareng gimana prosesnya biar nggak bingung!
Kenalan Dulu: Apa Sih Merchant Itu?
Buat yang baru mau go-digital, kadang istilah-istilah di dunia pembayaran ini bikin pusing. Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan merchant? Terus kalau mau digampangin, merchant bahasa Indonesianya apa?
Sederhananya banget, terjemahan langsung dari merchant itu adalah “pedagang”, “penjual”, atau “pemilik usaha” – ya, persis kaya kita ini. Contoh merchant di kehidupan sehari-hari juga banyak banget dan nggak melulu harus perusahaan raksasa. Kedai kopi pinggir jalan yang nerima scan QR, toko baju di Instagram, sampai minimarket di ujung gang, itu semua adalah merchant.
Kenapa Harus Pilih GetQRIS?
Dari sekian banyak penyedia layanan (payment gateway), saya cukup sreg membahas GetQRIS. Lalu, apa itu merchant GetQRIS? Ini adalah sebutan buat kita para pelaku usaha yang udah terdaftar resmi di ekosistem mereka untuk nikmatin layanan seperti penerimaan GetQRIS QRIS, Virtual Account, sampai kemudahan transfer dana tadi. Semuanya ada di satu dashboard.
Persiapan dan Cara Daftarnya
Sebelum mulai pendaftaran, mending kita siapin dulu berkasnya. Apa saja syarat untuk verifikasi toko? Tenang, nggak ribet kok. Kalau usaha kita masih skala mikro atau perorangan, cukup siapin KTP, foto selfie pegang KTP, dan nomor rekening aja. Tapi, kalau bisnis kita udah berbentuk PT atau CV, biasanya butuh tambahan dokumen legal seperti NPWP Perusahaan dan NIB.
Kalau berkas udah siap, terus bagaimana cara memverifikasi pedagang secara digital ini? Prosesnya gampang banget, asalkan kita ikutin alur ini:
- Buka situs resminya dan klik menu Daftar QRIS Merchant GetQRIS.
- Isi detail informasi usaha kita, mulai dari nama toko sampai alamat lengkap.
- Setelah akun berhasil dibuat, lakukan GetQRIS Login untuk masuk ke dashboard utama kita.
- Di dalam dashboard, unggah semua foto dokumen yang udah kita siapin tadi. Pastikan fotonya terang, nggak blur, dan gampang dibaca ya biar cepat di-ACC sistem.
Gimana, gampang banget kan proses verifikasi merchant online ini? Nggak ada alasan lagi buat nunda-nunda digitalisasi. Yuk, beresin verifikasinya sekarang biar pelanggan makin gampang jajan, laporan keuangan makin rapi, dan kita bisa fokus mikirin cara ngembangin bisnisnya!
FAQ Varifikasi Merchant Online
Berapa lama proses verifikasi akun bisnis GetQRIS?
Kita pasti maunya cepet jualan, kan? Kabar baiknya, kalau dokumen yang kita upload itu jelas dan valid, sistem mereka kerjanya lumayan ngebut. Estimasi waktunya cuma sekitar 1 sampai 3 hari kerja aja, akun kita udah aktif dan siap terima duit masuk.
Apakah Qris GetQRIS ada biaya admin bulanan?
Ini yang paling penting buat ngatur cashflow. Untuk pendaftaran dan proses verifikasinya itu gratis total, nggak ada biaya langganan bulanan. Kita sebagai merchant cuma akan dikenakan potongan operasional yang super kecil tiap kali ada transaksi sukses pelanggan (biasa disebut MDR). Tarifnya pun standar dan wajar sesuai aturan dari Bank Indonesia.
Hitung-hitung, potongannya jauh lebih murah dibanding waktu dan tenaga kita yang kebuang buat ngecek transferan manual tiap hari.